Kamis, 12 Desember 2013

Ardi dan Kucing

          Seekor kucing hitam mondar-mandir mengikuti langkah Ardi. Ardi ke kanan, Si Kucing ikut ke kanan. Ardi ke kiri, Si Kucing ikut ke kiri.
          Mula-mula Ardi tidak peduli. Lama-lama ia gusar juga. Ia usir kucing itu. “Ssh… sshh… hush,” katanya.
          Si Kucing tak kunjung pergi. Malah makin semangat mengikuti langkah Ardi. Barangkali bagi Si Kucing, Ardi ini sedang mengajak bercanda.
          “Hush! Pergi sana! Sana!” usir Ardi.
          Si Kucing tetap keras kepala mengikuti langkah Ardi. Ardi ke kanan, Si Kucing ikut ke kanan. Ardi ke kiri, Si Kucing ikut ke kiri.

(4 Desember 2013)

4 komentar:

  1. kucingnya nyium bau pindang kali di badan ardi

    BalasHapus
  2. Mbak, aku penasaran, ini lagi eksperimen nulis apa? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha.. aku cuma nulis. tidak bereksperimen apa-apa. :D

      Hapus