Kamis, 10 September 2015

Di antara Jam Kantor yang Mumet

Dear Aprie,
          di antara jam kantor yang mumet, di antara jalan-jalan yang macet, di antara Kalimalang yang seperti Cipali, di antara langit yang ceria dengan tanah yang kesepian (halah), aku sering menulis. Aku suka menulis di buku tulis.

Aprie yang baik,
          aku suka bengong dan menceritakan hasil bengongku kepada orang lain. Menulis adalah salah satu caraku bercerita. Aku cerita ideku tentang asap bajaj yang dibikin bentuk lope-lope dan aromanya vanila, misalnya.

Aprie yang suka bobo cantik,
          melalui tulisan kita menautkan emosi dengan orang lain. Melalui tulisan kita menggerakkan. Melalui tulisan kita menjadi lebih jujur dan terhindar dari dada yang sekotak: sempit.

Aprie yang suka semangka,
          aku sangat suka menulis. Aku ingin tetap menulis. Aku ingin tetap ada yang kutulis. Ingin tetap menulis. Ingin tetap menulis. Akan kuabadikan kamu dalam tulisanku. Kuabadikan aku dalam tulisanku. Kupanjangkan usia orang tuaku, adikku, kekasihku, hingga Planet Bumi dalam tulisanku.

Aprie yang akan traktir aku pizza,
          menulis adalah sebuah jejak bahwa kita pernah hidup dan menghidupkan. Inilah jejakku.



Salam,


Ika Fitriana

(tulisan yang diikutsertakan dalam GA Aprie di sini)

6 komentar:

  1. Dear Ika, Aku sedang menulis sambil membaca tulisanmu tentang menulis. Terima kasih.
    Kasur, Semangka, Pizza, dan Kamu, I love you :*

    BalasHapus
  2. q mampir nih sist, jalan-jalan sambil join, join balik yaa...*hug

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, makasih ya kunjungannya. Semoga betah!

      Hapus
  3. jejaknya tersemat kak... sukses GAnya mantap.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yaaaayyyy.. Makasih sudah berkunjung, yaaa!

      Hapus