sekarang saya bagi beberapa hasil editan--em, cuma nambahin kata-kata di gambar2 bagus, sih..
ini dia.. tadaaa..
hihihi.. banyak banget..
Jumat, 17 Februari 2012
Selasa, 14 Februari 2012
ngedit, yuk..
belakangan saya lagi suka banget nyari gambar2 lucu dari internet terus diedit tambahin tulisan-tulisan saya.
ini seru, darla..
ini di antaranya:
Segitu aja dulu, yaa..
Tar yang lainnya menyusul..
padahal pengen masukin semua, tapi sekaligus pengen dibahas satu-satu..
hehehehe..
ini seru, darla..
ini di antaranya:
ini editan pertama. sengaja tulisan situs asal gambar nggak diapus biar menambah rasa. hehe..
oia, ini bikinnya di publisher truz disimpan sebagai JPEG
kebahagiaan adalah pencapaian tertinggi, kawand! ^^
naah, kalo yang ini coba-coba pake photoshop ..
menurut saya, photoshop itu manual banget. ribet. jadi, yaa.. ini aja udah keren banget buat saya. hehe..
ini mimpi saya. yeayy!
kacamata + gitar = perfecto!
ini keren, kawan!
Tar yang lainnya menyusul..
padahal pengen masukin semua, tapi sekaligus pengen dibahas satu-satu..
hehehehe..
Rabu, 08 Februari 2012
Geliat sepatu
Sepatu tak habis pikir.
Mengapa, mengapa, mengapa.
Mengapa aku dicipta?
Mengapa aku ada?
Mengapa ada juga yang
sepertiku?
Mengapa ada juga yang
berbeda denganku?
Mengapa aku melindungi kaki
mereka?
Mengapa harus aku?
Apa, apa, apa.
Apa sebenarnya aku ini?
Apa yang bisa kulakukan?
Apa yang harus kulakukan?
Apa yang tidak bisa
kulakukan?
Apa yang tidak harus
kulakukan?
Apa fungsiku?
Apa tugasku?
Apa aku?
Siapa, siapa, siapa.
Siapa pembuatku?
Siapa aku?
Siapa kamu?
Siapa mereka?
Siapa majikanku?
Di mana, ke mana, dari mana.
Di mana pembuatku?
Ke mana aku menuju?
Dari mana asalku?
Di mana aku?
Kapan, kapan, kapan.
Kapan aku bertemu pembuatku?
Kapan aku dibuat?
Kapan aku berakhir?
Kapan aku dipikirkan untuk
dibuat?
Bagaimana, bagaimana, bagaimana.
Bagaimana aku berawal?
Bagaimana aku berakhir?
Bagaimana jika aku tak mau
menjadi alas kaki?
Bagaimana jika aku tak mau
menjadi alas kaki majikanku?
Bagaimana besokku?
Lantas terpampang jelas
dalam nalarku
Kata-kata Jalaluddin Rumi:
“Apa arti sebuah gelas
Untuk menampung samudera”.
Maka aku kembali tercenung.
Komitmen
Kalau
bukan kata-kata,
lalu
apa yang bisa dipegang dari seseorang?
Komitmen.
Nggak
kenal laki-laki atau perempuan,
harusnya
komit dengan apa yang telah disepakati sebelumnya.
Kalau
nggak berani komit
ya
jangan bilang apa-apa
apalagi
membuat kesepakatan.
Logikanya
kan gitu..
Nah,
kalau
sudah membuat kesepakatan,
atau
dalam proses pembuatan kesepakatan,
harusnya
komit untuk menjalankan kesepakatan itu, dong..
Kalau
dirasa nggak sanggup,
atau
belum siap,
ya
bilang saja
dan
jangan buat kesepakatan dulu
apalagi
sebagai pihak yang mengajak.
Siapin
diri dulu sebelum komitmen.
Komitmen
di sini nggak melulu tentang hal-hal besar
Seperti
pernikahan..
Tapi
dari hal-hal kecil.
Ketika
sudah bilang iya
untuk
jemput adek misalnya
ya harus
komit.
Jemput
adek.
Ketika
setuju untuk membeli mie di warung
ya harus
komit.
Beli
mie di warung.
Nah,
kalau udah setuju untuk ketemu,
ya harus
komit.
Ketemu.
Bukan
malah membatalkan karena ada komitmen lain yang dibuat belakangan.
Harusnya
kan pake
urutan:
Komitmen
mana dulu yang dibuat ya itu yang dijalani.
Hujan bunga-bunga
Hujan bunga-bunga
dari istana selapis di bawah langit
dan pangeran turun dari singgasana
hampiri laut mahaluasnya
menyelam menemukan mendapatkan
perempuan nestapa
yang tak terlihat mata manusia.
Langganan:
Postingan (Atom)



























