Selasa, 06 November 2012

Semoga hari ini... .

Kali ini, aku  menghadirkan kalimat menggantung: "Semoga hari ini... ."
Inilah jawaban mereka:
 
Citra785 @ersanCW
gak ngeselin RT : Semoga hari ini... . (

Di berkahi Allah (˘ʃƪ˘) RT : Semoga hari ini... . (

Bisa nonton SKYFALL RT : Semoga hari ini... . (

RT": RT : Bu samenah ga msk ": Semoga hari ini... . ()"" 

Ujan gede nonstop sampe minggu depan lol RT : Semoga hari ini... . (

Dia sms aku :p RT : Semoga hari ini... . ()" 

Dosen idk masuk RT : Semoga hari ini........ . (

Hari yang bs buat aku senyum sepenuhnya RT": Semoga hari ini... . ()" 

yuukk RT : Jadian! Eeeaaak ;;) :p RT ": Semoga hari ini... . ()" 

dia bbm aku ": Semoga hari ini... . ()" 

Lebih baik dari kemarin ☀ RT ": Semoga hari ini... . ()" 

RT : Aku melihat senyum manismu dan mata indahmu ": Semoga hari ini... . ()" 

Tdk ada dosen RT": Semoga hari ini... . ()" 

Tidak mengecewakan RT : Semoga hari ini... . (

menjadi lebih baik,.,. 

temen gueh menang ;;) " Semoga hari ini... . (

*Hujan* :p RT": Semoga hari ini... . ()" 

9c dk jdi ulangan geo RT : Semoga hari ini... . (

Jika doamu baik, maka Tuhan akan memberikan yang terbaik... . :))

Sabtu, 03 November 2012

Pernah nggak kepikiran jadi seseorang di luar diri kita sehari-hari?

Pernah nggak kepikiran jadi seseorang di luar diri kita sehari-hari?

Kayaknya seru jadi penjual bunga ala telenovela.. Pake dres yang bawahnya megar (keliatan kayak pake krinolon atau apa) dan pake topi anyaman lebar..

Seru juga jadi penulis kartu ucapan.. Atau menaburkan kata-kata di pembatas buku..

Bisa juga, kubagikan tisu untuk pengunjung restoran dan meminta mereka menuliskan harapan mereka. Selanjutnya, tisu-tisu kumasukkan kotak.

Ah, twitku ada yang hilang. Mungkin sekadar masalah teknis twitter, mungkin juga itu tidak perlu tersampaikan.

Menarik juga kalau ada perayaan layang-layang. Layangan kita buat sendiri. Ada cita-cita kita di situ; kita berusaha menerbangkannya.

Apa yang kamu mau jika menjadi seseorang di luar kamu yang sehari-hari sekarang ini?

ah, ini pagi

Ah, ini pagi.

Selamat pagi, Pagi.
Kubuatkan kopi untuk suami.
Kubuatkan susu untuk para pangeran dan putri.

Kami hari ini akan berekreasi.
Barangkali ke Monas atau Taman Mini.
Ke mana pun itu, toh, kami selalu menanti.

1 Oktober 2012

#NegaraApiMenyerang

#NegaraApiMenyerang

Ini sebenarnya twit (agak) lama. Sayang dibuang, jadi kuabadikan di sini.. :)

1.    Em, yang seneng #NegaraApiMenyerang siapa, yak? Tukang sate, bukan? Iya, kan ya? Eh, iya, bukan, sih?

2.   Galau tanpa alasan? Itu juga tanda #NegaraApiMenyerang.

3.   Jika #NegaraApiMenyerang, ademkan dengan adem sari. Crrrssss… . *apabangeettt*

4.   Sebelumnya, kaki saya sering kesemutan. Namun, sejak #NegaraApiMenyerang, kesemutannya tiada lagi. *eh?* *kayaknya salah tagar*

5.   Oh, iya, jemuran belom diangkatin. Takutnya bentar lagi #NegaraApiMenyerang.

6.   Kalau ingin menangis, menangislah. Sebelum #NegaraApiMenyerang.

7.   Yang pengen ngelahirin, cepet-cepet, deh! Sebelum #NegaraApiMenyerang.

8.   Gimana, nih? Kentut, nggak? Takutnya disangka tanda untuk negara angin kalo #NegaraApiMenyerang.

Kamis, 01 November 2012

Perempuan itu biasa saja



          Perempuan itu biasa saja. Tipe orang yang akan kaulupa bila bertatap muka di jalan. Bajunya pink berenda. Wajahnya berubah-ubah, antara senang, sedih, haru, hampa, entahlah. Jika kita pandang lebih dekat lagi, akan tampak jelas ia sedang memegang sesuatu. Sesuatu semacam daging berwarna merah beladus (agak hitam). Bentuknya bocel-bocel.
          “Ini hatiku,” begitu jawabnya saat kutanya apa yang sedang ia pegang.

- Rawamangun, 23 Juli 2012 -