
Ibumu malam, ayahmu matahari
kaubilang keduanya hanya bisa bertemu
di negeri antara yang disebut Senja.
Kaulahir atas keterbatasan pertemuan
dan optimalisasi kebersahajaan kebersamaan.
Kaucerita,
banyak orang yang melabelimu anak haram
: anak yang tidak seharusnya
padahal kau sendiri tidak tahu
"seharusnya" itu apa-siapa-di mana-berapa-mengapa-kapan-bagaimana
dan kini,
kamu mau mengulang cerita mereka
hendak mengawiniku: pikiranmu sendiri.
(Jaticempaka, 19 Oktober 2011)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar