Selasa, 10 September 2013

Sedang dalam Pelarian

aku sedang dalam pelarian.

mereka menyebutku pengecut,
barangkali.
tak apa.
aku hanya merasa perlu berlari menjauh dulu.


(4 September 2013)

Senin, 09 September 2013

Mengulur Waktu

aku mengulur-ulur waktu
kulakukan ini-itu

namun, itu tidak lama.

sudah tak ada yang lain
yang bisa kukerjakan

kembali aku mengingat kamu.


(4 September 2013)

Minggu, 08 September 2013

Anak yang Menangis dalam Pelukan

Teruntuk anak yang menangis di pelukan

          Hai, kamu.
          Siapa pun kamu.
          Ketika sudah besar kau perlu ingat hari ini. Sebuah cerita tentang kamu dan ibumu. Begini.
          Satu malam ketika aku dalam perjalanan pulang kerja, aku melihatmu dalam pelukan ibumu. Kala itu macet.  Kamu menangis sejadi-jadinya. Kamu di pelukan ibumu yang membonceng motor. Ayahmu fokus ke depan.     
          Apa yang membuatku tertarik kepadamu?
          Ibumu, tentu.
          Aku tertarik dengan ibumu.
          Demi meredakan tangismu, tanpa pikir panjang ibumu menyingkap bajunya yang berbahan kaus tanpa kancing dan langsung menyusuimu. Kala itu macet! Kala itu di motor!
          Bila kautahu konsep malu, kau tentu paham malu telah porak-poranda.
          Bila kautahu konsep aurat, kau tentu paham aurat telah bubar jalan.
         
          Lantas, apa yang kaubuat sekarang?
          Semoga kau ingat cerita ini saat membuatnya menangis.


(1 September 2013)

Sabtu, 07 September 2013

Silakan Saja

Bila kau ingin berkemas
silakan saja.
Semoga kautemukan tempat yang lebih tepat
untuk egomu itu.


(19 Agustus 2013)

Jumat, 06 September 2013

Mika


Mika gadis kecil yang akan besar
kini mulai belajar tentang cinta
dari sederhananya hingga rumitnya
pengetahuan yang dirahasiakan alam
          Mika gadis berbaju hitam putih
          melihat semesta dari kacamata hitam putih
          karena ayahnya hitam ibunya putih
          ia sendiri tak mengerti mengapa tak belang saja
Mika gadis yang baru tumbuh
turun ke gemerlapnya sebuah hidup
tentu bukan hidupnya
tetapi cintanya membawanya
          Mika selalu dikasihsayangi dengan sederhana
          juga membalas dengan sederhana
          semua yang ia rasakan sakit
          ia tentukan sebagai luka: penghias jiwa

(23 Februari 2004)