Ini
bukan pertama kalinya aku ngomongin nyamuk sebenarnya. Pernah aku tulis tentang
nyamuk (yang merupakan kumpulan twit) disini.
Nyamuk
sering banget dicerca, dianggap mengganggu, dan seterusnya. Namun, kawanku yang
baik hatinya, pernahkah kita memikirkan ini:
1.
Di mana bapak dan ibunya? Mengapa nyamuk-nyamuk
itu dari kecil udah cari makan sendiri?
2.
Mereka cari makan kan taruhannya nyawa:
akan berakhir di tamparan tangan atau raket listrik, misalnya. Kalau kamu, bisa
begitu?
3.
Waktu kamu lagi sedih, nyamuk tetap ada
di sekitar kamu. Pernah kepikiran, nggak, jangan-jangan mereka sebenarnya
berusaha menghibur kamu? Jangan-jangan sebenarnya mereka berusaha mengecup
keningmu? Jangan-jangan mereka sebenarnya berusaha menggenggam tanganmu atau
memelukmu dengan dalih mencoba menguatkan? Kecuali kita adalah nyamuk, kita
nggak pernah tahu itu, kan?
4.
Atau, pernah kepikiran, nggak, mereka
berdenging-denging itu jangan-jangan bentuk caper untuk minta ditulis di blog?
Nah. Kurasa sebaiknya kita jangan buru-buru
su’udzon (berprasangka buruk) sama
nyamuk, deh… .
(30 Agustus
2013)